Berita kebenaran facebook akan di tutup.
Beberapa hari belakangan, dunia maya dikejutkan oleh kabar yang menuduh bahwa situs Facebook bakal segera dinonaktifkan mulai tanggal 15 Maret mendatang. Kabar tersebut mengatakan bahwa CEO Facebook, Mark Zuckerberg dikabarkan 'ingin menjalani kehidupannya yang dulu' serta 'ingin mengakhiri semua kegilaan ini'. Tentu saja kabar ini membuat para pengguna Facebook yang jumlahnya mencapai jutaan ini kebakaran jenggot.
Seperti dilansir oleh Mashable.com, Corporate Communications Director dari Facebook, Larry Yu menyatakan bahwa rumor tersebut mengada-ngada. Mashable.com bertanya langsung dengannya melalui email mengenai rumor penonaktifan Facebook tersebut dan ia memberi tanggapan seperti ini, "Jawabannya adalah tidak, jadi tolonglah kami untuk mengakhiri kekonyolan ini."
Larry juga menambahkan bahwa ia sama sekali tak tahu menahu perihal 'penutupan' situs ini. "Kami tidak mendapat memo tentang penonaktifan. Ada banyak hal untuk dikerjakan, jadi kami akan tetap bekerja seperti biasanya."
Kabar yang menghebohkan ini dari awal memang terdengar 'konyol'. Pasalnya, secara logis, Facebook tak akan menutup perusahaannya secara mendadak setelah mengumumkan bahwa mereka mendapat bantuan dana sebesar 450 juta dollar Amerika dari Goldman Sachs dan 50 juta dollar dari firma investasi Russia, Digital Sky Technologies.
Semua 'kepanikan' ini bermula dari sebuah berita di sebuah situs yang memang memberitakan berita yang 'aneh', sebut saja berita tentang serangan kapal luar angkasa serta berita bohong mengenai kehamilan Michelle Obama. Terlepas dari itu semua, fakta bahwa berita hoax yang absurd ini dapat beredar dengan cepat dan tepat memang mencengangkan.
Blogger
Blogger disini bisa berfungsi sebagai apa saja, baik dari segi bisnis online, pendidikan, posting2an apa saja, dsb. Maka dari itu ada Mbah Google bilang Tak Ada Facebook Blog pun Jadi.
Disini Saya sedikit menjelaskan fungsi Blog untuk pendidikan.
Fungsi blogger untuk pendidikan
1. blog menjadi sarana publikasi tulisan yang termudah sekaligus strategis. Kita sudah pada tahu, salah satu masalah utama yang dialami kebanyakan penulis-terlebih lagi penulis pemula-adalah soal wadah publikasi. Media massa umum seperti koran, tabloid, majalah, jurnal, sering kali terbatas ruangnya dan mematok standar kualitas tulisan tertentu. Setiap hari, ribuan tulisan masuk ke meja redaksi berbagai media massa, tapi hanya sedikit saja yang bisa dimuat.
Nah, selain sejumlah website yang menerima kontribusi tulisan dari luar, blog bisa jadi solusi bagi tulisan-tulisan yang tidak tertampung itu. Manakala tulisan ditampilkan di blog, aslinya tulisan itu sudah punya “nyawa” dan mendatangkan pengaruh. Hanya tulisan yang dipublikasikan saja yang punya nyawa dan pengaruh kepada pembacanya. Blog bisa menjadi alat untuk menghidupkan tulisan kita.
Lalu, apa strategisnya memublikasikan tulisan di blog?
Nilai strategisnya sedikit berbeda dengan media offline macam surat kabar. Tulisan yang dimuat di surat kabar belum tentu bisa diakses melalui internet, kalau surat kabar tersebut tidak online. Tulisan di blog jelas online, dan pada tingkatan tertentu, tulisan tersebut mudah diakses melalui search engine. Jejak di search engine inilah yang punya nilai startegis.
2. tulisan di blog mudah sekali dikomentari dan feedback ini banyak manfaatnya. Asal menu komentar tidak ditutup, maka siapa pun yang membaca tulisan kita bisa berkomentar apa saja di sana. Memang, untuk blog yang aktif serta sering dikunjungi, komentar mudah sekali didapat dan jumlahnya bisa banyak sekali. Sementara, blog yang kurang aktif, jarang ditaut (di-link), dan jarang dikunjungi biasanya juga tidak banyak komentarnya.
Banyak orang belum sepenuhnya aware dengan peran komentar atau feedback tulisan ini. Bagi penulis, komentar atas tulisan sungguh merupakan alat uji bagi tulisan itu sendiri. Positif atau negatif komentarnya, itu semua bisa menjadi bahan perbaikan tulisan atau bagian dari proses pembelajaran penulisnya. Bahkan, banyak sekali ide-ide baru yang bisa dielaborasi dan dieksplorasi dari lalu lintas komentar tersebut.
3. blog bisa menjadi alat penumbuh kebiasaan dan keteraturan menulis. Bagaimanapun, setelah punya blog biasanya kita akan terdorong untuk terus mengisinya dengan berbagai bentuk tulisan. Terlebih bila tulisan-tulisan kita mendapatkan sambutan atau aneka komentar dari para pengunjung. Ini akan memotivasi kita untuk rajin mem-posting tulisan. Bagi mereka yang sedang belajar menulis, komentar atau tanggapan blogger (penulis blog) lain ini akan sangat besar artinya.
Khusus untuk para blogger yang sudah memiliki jaringan luas serta setiap tulisannnya dinantikan, pastilah ada semacam dorongan untuk terus mengisi blog-nya. Tulisan-tulisan terbaru para blogger yang sudah cukup bergaung namanya atau terkenal biasanya juga selalu dinantikan. Bila mereka mulai mengendor atau jarang meng-update blog, pasti ada keluhan dari para pengunjung setia. Jika ini keterusan, pengunjung bisa menurun dan akan kurang menguntungkan si blogger.
4. menulis di blog secara rutin juga berdampak pada kemampuan kita dalam menuangkan gagasan. Makin sering menulis di blog, rasanya akan semakin mudah pula mengeluarkan ide-ide dalam bentuk tulisan. Ini sama persis dengan kegiatan menulis diari sehari-hari. Semakin sering kita mengisi diari, semakin mudah dan lancar pula kita menulis.
5. blog bisa menjadi ajang ekspresi yang bebas hambatan sama sekali. Ini memungkinkan tulisan-tulisan yang dalam kacamata umum mungkin dianggap kurang pantas, terlalu absurd, atau melanggar aturan-aturan tertentu, di blog malah mendapatkan saluran seluas-luasnya. Blog bisa menjadi saluran gagasan-gagasan alternatif, bahkan yang paling ekstrim sekalipun. Ini yang tidak mungkin diwadahi oleh media konvensional.
















